CRD atau Ngorok

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycoplasma galisepticum. Biasanya menyerang ayam pada usia 4-9 minggu. Penuluaran terjadi melalui kontak langsung, peralatan kandang, tempat makan dan minum, manusia, telur tetas atau DOC yang terinfeksi.

Seorang penulis menyebutkan bahwa gejala CRD ini mirip dengan Snot atau Coryza yaitu:

- batuk-batuk

-  napas berbunti atau ngorok

-  keluar cairan dari lubang hidung

-  nafsu makan turun

-  produksi telur turun

-  ayam suka menggeleng-gelengkan kepalanya

Sedangkan penulis lain mengatakan gejala yang timbul pada CRD adalah:

-  ayam kehilangan napsu makan secara tiba-tiba dan terlihat lesu

-  warna bulu pucat, kusam dan di beberapa lokasi terjadi perlengketan terutama di sekitar anus

-  terjadi inkoordinasi saraf

-  tinja cair dan berwarna putih

Pencegahan terhadap penyakit ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari cara yang paling sederhana yaitu tidak membeli DOC dari produsen yang tidak diketahui dan melakukan sanitasi kandang.

Pengobatan CRD pada ayam yang sakit dapat diberikan baytrit 10% peroral, mycomas dengan dosis 0.5 ml/L air minum, tetraclorin secara oral atau bacytracyn yang diberikan pada air minum.