Masalah Sekunder

Permasalahan Sekunder :  Mengantisipasi permasalahan yang dapat timbul oleh karena sifar alamiah ayam dan terbatasnya ruang gerak dan sumber pakan.  

Permasalahan Sekunder

 

Kemungkinan permasalahan  yang timbul diluar sisi penyakit

Perkelahian antar tetangga kandang sering terjadi pada ayam yang  baru masuk kandang baterai atau ayam pindahan. Akibat yang serius dari perkelahian ini adalah ayam yang kalah tidak akan berani untuk makan atau minum yang kemudian berlanjut menjadi tidak bertelur dan berujung pada kematian. Kejadian ini dapat diatasi dengan mudah, yaitu ayam yang kalah harus dipindah kandangnya sehingga ayam tersebut dapat kembali menjadi ayam yang produktif.

Masalah lainnya adalah kanibalisme. Ayam kampung petelur ini jika pada pakannya kelebihan konsentrat, akan menghasilkan telur yang sangat besar-besar. Dengan postur tubuh ayam yang relatif sedang, telur yang besar ini akan merusak oviduct ayam dan tidak jarang menjadi prolaps.

Keadaan ini akan membuat ayam-ayam pada kandang yang lain atau bahkan ayam yang satu kandang dengannya mematuki kloaka  ayam yang prolaps tersebut. Akibatnya fatal karena ayam tersebut akan mati jika tidak segera ditolong. Langkah yang dapat diambil adalah jauhkan ayam yang mengalami prolaps tersebut dan beri dengan betadine lalu masukan kembali oviduct yang prolaps tersebut dengan jari. Kadangkala prolaps tersebut dapat masuk kembali jika ayam ditunggingkan.

Mengeram adalah masalah yang sering timbul. Ada beberapa ciri untuk mengetahui ayam tersebut sedang mengeram antara lainnya adalah:

1.     ayam tersebut terus menerus mendekam

2.     ayam akan menegakkan bulunya saat didekati

3.     ayam akan mematuk tangan anda jika anda berusaha untuk mendekatinya.

Cara penanggulangan untuk ayam yang sedang mengeram ini sangat mudah namun membutuhkan ketelatenan. Ayam tersebut diambil dari kandangnya kemudian dimandikan dan dijemur. Ayam tersebut dimandikan pagi dan sore hari sekitar jam 08.00 dan 15.00. Hal ini dilakukan kurang lebih 3-5 hari hingga sifat mengeram ayam menjadi hilang.

 

Written By : Sauvani Juwita, dr.  : Year :2010.