Pemberian Pakan

Masa LAYER :  Banyak hal yang harus diperhatikan dalam memberikan pakan pada ayam layer ini..   

Pemberian Pakan

 

Jumlah pakan/ekor ayam

Jumlah pakan yang diberikan ternyata sangat mempengaruhi kemampuan bertelur ayam layer. Menurut breeder, jumlah yang diberikan cukup 80-85 gr/ekor/hari. Namun pada kenyataannya, ayam yang kami pelihara membutuhkan ± 90 gr/ekor/hari. Angka tersebut kami dapat dengan melakukan uji coba dengan memberikan jumlah pakan mulai dari 80 gr, 90 gr, 100 gr dan 110 gr. Masing-masing dalam jangka waktu 5 hari. Ternyata, pada angka 80 gr, telur yang dihasilkan masih belum optimal jika dilihat dari persentase jumlah ayam yang dipelihara. Pada waktu kami memberi pakan dengan jumlah 90 gr/ekor/hari didapatkan jumlah telur yang dihasilkan berkisar antara 60-70% (sesuai dengan persentase telur dalam keadaan normal dari breeder). Namun setelah kami beri pakan dengan jumlah 100 gr maupun 110 gr, kenaikan jumlah telur yang dihasilkan tidaklah signifikan dengan cost pakan yang dikeluarkan. Bahkan pada angka 110 gr, pakan masih tersisa hingga sore hari. Jadi kami mengambil kesimpulan bahwa jumlah pakan yang efektif adalah 90 gr/ekor/hari.

Jika jumlah pakan yang diberikan kurang akan berdampak buruk pada jumlah telur yang dihasilkan. Dalam kata lain feed intake yang kurang akan menurunkan produktivitas karena ayam kekurangan energi, vitamin, protein dan mineral untuk membangun tubuhnya. Jika keadaan ini dibiarkan terus menerus, maka ayam akan memakai cadangan dalam  tubuhnya  (lemak) untuk memenuhi kebutuhan energinya. Lama-kelamaan ayam tersebut akan terlihat lebih kurus, lesu dan produktivitas akan menurun.

Kandungan serat, protein, lemak dan karbohidrat

Seperti umumnya yang terjadi pada tubuh manusia, ayam juga membutuhkan kandungan protein, lemak dan karbohidrat yang cukup. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, kami memberikan campuran pakan yang kami aduk sendiri. Komposisi pakan yang kami buat adalah jagung 40%, dedek 30% dan konsentrat 30%. Protein yang terkandung dalam konsentrat sangat bervariasi tergantung dari pabriknya. Pada awalnya kami menggunakan global dengan kandungan protein 32%, namun sekarang kami ganti dengan menggunakan produk Sierrad yang mempunyai kandungan 36%. Jumlah protein yang diberikan mempengaruhi kemampuan bertelur ayam layer. Minimal kandungan protein yang ada dalam pakan tersebut adalah 18%. Jika jumlah proteinnya kurang ayam akan tetap bertelur tetapi tidak efektif.

Namun jika pakan yang diberikan mengandung protein yang terlalu besar, maka telur yang dihasilkanpun akan mempunyai ukuran yang besar-besar dan tidak jarang saluran telur ayampun akan ikut keluar melalui kloaka. Jika hal ini terjadi ayam tersebut harus segera dipisahkan dan dilakukan reposisi (saluran telur dimasukkan kembali). Namun jika kejadian ini tidak ketahuan oleh petugas kandang maka ayam tersebut akan mengalami kematian akibat kanibalisme.

Jagung yang diberikan akan mempengaruhi kualitas kuning telur. Oleh sebab itu kami seringkali menambahkan jagung diluar dari komposisi tersebut di atas agar warna kuning telurnya menjadi bagus. Siasat lainya adalah dengan memberikan kepala udang atau kulit udang yang dikeringkan dan ditumbuk halus. Tambahan pakan ini juga mempengaruhi kualitas warna kuning telur.

Dedek merupakan sumber serat  dan lemak yang sangat dibutuhkan oleh ayam. Pada umumnya kami mencampur dedek dengan persentase 30%. Namun banyak dari peternak lain memberi dedeknya lebih dari 30%. Akibat yang ditimbulkan adalah ayam akan menjadi gemuk karena adanya penimbunan lemak.

 

Written By : Sauvani Juwita, dr.  : Year :2010.