Penyebab Kematian Ayam Masa Stater

Beberapa penyebab kematian pada periode starter ini adalah sbb:

1.     Dehidrasi

Kesalahan teknis saat pemindahan DOC segera setelah DOC datang dapat mengakibatkan kematian. DOC yang datang setelah dapat beradaptasi sekitar 1-2 jam, harus segera diberi air minum selain menghilangkan stress, air minum ini juga menstabilkan mekanisme tubuh anak ayam yang sudah kehilangan cairan pada saat transportasi. Kebanyakan peternak terpaku pada aturan bahwa DOC dapat bertahan hingga 72 jam tanpa makan dan minum, akibat dari kelalaian ini bisa dipastikan kematian anak ayam yang cukup tinggi.

2.   Kesalahan transportasi

Pengemasan saat transportasi juga mempengaruhi kematian DOC. Kemasan tanpa ventilasi dapat mengakibatkan kurangnya oksigen dan berakibat DOC mati lemas. Ada kalanya pengangkutan lewat darat jarak jauh dan medan yang rusak akan mengakibatkan stress berat pada DOC. Keadaan ini juga mengakibatkan kematian DOC.

3.   Kesalahan vaksinasi

Kesalahan pemilihan strain vaksin  dapat berujung pada kematian DOC. Peternak harus benar-benar paham vaksin yang akan diberikan bersifat aktif atau inaktif. Kesalahan metode vaksinasi juga merupakan salah satu penyebab kematian anak ayam. Jarum suntik harus diarahkan secara tepat dan pada tempat yang tepat juga. Kesalahan fatal akan berakibat kematian jika jarum tembus ke rongga dada atau menembus tulang.

4.   Kesalahan pengaturan alat pemanas

Seperti telah disebutkan sebelumnya pengaturan tinggi pemanas dapat mempengaruhi jumlah kematian anak ayam. Anak ayam yang berumur kurang dari 4 minggu sangat tergantung pada suhu udara di sekelilingnya. Jika pemanas tidak dapat menciptakan suhu yang nyaman baginya maka anak-anak ayam tersebut mengalami stress berkepanjangan yang berakibat pada kematian. Namun jika terlalu panas pun, anak-anak ayam itu akan stress bahkan mengalami dehidrasi berat.

5.   Infeksi

Kebersihan merupakan factor utama yang harus diperhatikan peternak. Pada saat awal, kekebalan tubuh anak ayam masih sangat minim. Bakteri ataupun cacing dengan mudah menginfeksi anak ayam jika peternak tidak melakukan sanitasi yang benar. Akibat dari semua itu, anak ayam yang sakit akan terlihat lesu dan menggigil meskipun suhu kandang dalam keadaan normal.

6.   Kecerobohan petugas kandang

Kadangkala peternak harus turun tangan sendiri untuk melihat keadaan kandang. Petugas kandang seringkali ceroboh dalam meletakkan tempat pakan atau minum terutama periode DOC sehingga ada DOC yang tertindih feeding plate  dan berakibat kematian.

 

Written By : Sauvani Juwita, dr.  : Year :2010.